Ikonkan Bothok Daun Krokot
Dua si
swa SMAN 1 Manyar Gresik, Olin Lintang Pribadi dan Nadiva Nanda membuat kreasi makanan baru, mereka menyebutnya "Bothok Daun Krokot". Kemarin (Selasa,19/1) karya dua siswi kelas XI IPA ini disuguhkan kepada Guru, Wakil perusahaan di sekitar wilayah manyar, serta Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Gresik Sumarsono.
Rombongan Sumarsono datang ke sekolah rintisan standar internasional (RSBI) ini dalam rangka sosialisasi program sekolah adiwiyata (sekolah berwawasan lingkungan). Sekolah peraih ISO 9001:2000 ini memang diusulkan mendapat predikat Sekolah Berwawasan Lingkunga. sebelumnya, Gresik punya 7 (tujuh) sekolah berpredikat Adiwiyata.
"Tanaman Krokot banyak dijumpai di halaman sekolah, tapi selama ini tidak pernah dimanfaatkan", kata Olin Lintang. Bersama rekannya kelas XI IPA-3. Olin menyiapkan penelitian. Ternyata dalam daun krokot terdapat kandungan vitamin A, B, C, Kcl, dan KSO4. Karena kandungan vitamin tersebut, daun krokot diduga bisa menyembuhkan pegal-pegal, diare, memperlancar kencing, dan mengatasi sesak nafas. Olin menambahkan bahwa daun krokot juga kandungan zat besinya banyak.Rasa Bothok Krokot bikinan 2 siswa ini tergolong "rame", ada rasa asin, pedas, dan gurih.
Kepala BLH Gresik Suwarsono menyatakan senang atas temuan siswa SMAN 1 Manyar ini, bahkan Kepala BLH Gresik menyarankan temuan tersebut dijadikan ikon sekolah untuk merebut Adiwiyata.






